Rabu, 10 Desember 2014

penampilan adalah segalanya???

Penampilan dan kelakuan itu satu paket. Jadi awal dari ketertarikan adalah penampilan + kelakuan, bukan penampilan saja.

Karena, saat kamu berada didepan wanita, kamu ga mungkin berpenampilan menarik dan hanya diam seperti patung lalu wanita langsung tertarik. Kamu ada didepan wanita (dengan pakaian mahal) PLUS bicara dengan nya.

Saya memiliki beberapa teman kaya yang begitu memperhatikan penampilan. Wajah ganteng, badan bagus, fitnes, bisa fashion, branded mahal. Apa tertarik? ..tidak! wanita hanya nyaman jadi teman.

Kita bisa dialog ber-jam-jam membahas fakta hal ini, tapi untuk mempersingkat waktu, saya berikan pendapat saya.

Ketertarikan berawal dari KARAKTER mu. Penampilan itu nomor DUA.

Saat saya bilang begitu, banyak yang salah persepsi dengan mengartikan bahwa kalau semua berawal dari karakter, berarti GA USAH PERHATIKAN PENAMPILAN. Itu salah.

Penampilan tetap harus diperhatikan, namun BUKAN BERARTI harus BELAJAR FASHION dan memakai branded, dll.

Perhatikan penampilan SEWAJARNYA, karena penampilan yang WAJAR dan RAPIH adalah bentuk dari KESOPANAN.

Pakai pakaian yang rapih, bersih, pas dibadan ga kegedean. Sisir rambut, urus badan, dan lain-lain. ITU CUKUP.

Yang saya kasihan adalah, banyak yang punya mindset “penampilan itu awal dari ketertarikan”, malah jadi fokus ke penampilan dan berpenampilan yang aneh-aneh (atau mahal-mahal) DEMI DAPAT PERHATIAN.

Namun ujung-ujungnya mereka berpenampilan seperti untuk cari-cari perhatian.

Mereka seperti bersembunyi dibalik “pakaian mahal”, namun saat TAU ORANG nya, karakternya tidaklah seperti penampilan nya.

Itu bagaikan sebuah produk yang bungkusnya bagus, tapi isinya tidak sebagus bungkusnya.

Namun sekali lagi ini hanya pengamatan saya dari teman-teman saya yang ganteng, kaya dan suka berpenampilan menarik, namun wanita hanya nyaman jadi teman saja.

Dilain sisi, yang tampilan nya biasa saja (tapi rapih, bersih, elegan) malah membuat wanita tertarik. ..dan (menurut saya), itu karena karakter mereka LEBIH BESAR dari penampilan mereka.

KARAKTER (yang menarik) bermula dari MINDSET, bukan penampilan.


#RF

Selasa, 18 November 2014

STRATEGI COPING ORANG TUA MENGHADAPI ANAK AUTIS

 Desi Sulistyo Wardani
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract
Autism is grey area in medics, that means the cause, mechanism, and therapy still in doubt.The parent who has autism child need solution as the way to adapt with the problems. The concep to solve the problems named coping. The aim of this research is to find out coping strategy orientation used by parent, how it works and what impact for the parent. The subjects are two parents who have autism child who school in SD Plus Harmony. The collecting data method is interview and the analysis data is inductive-descriptive. The results show that the coping orientation is on Problem Focused Coping, while coping behaviors are Instrumental Action which include in Problem Focused Coping, and then Self Controlling, Denial, and Seeking Meaning that included in Emotion Focused Coping. The positive impacts for the parent are Exercised Caution and Seeking Meaning, while the negative impacts can be solved by Intropersitive, Negotiation, and Accepting Responsibility. 
Keywords: coping strategy, autism  

Autis merupakan gangguan pervasif yang mencakup gangguan-gangguan dalam komunikasi verbal dan non-verbal, interaksi sosial, perilaku danemosi (Sugiarto, dkk, 2004). Gejala autisme biasanya sudah tampak sebelum anak berusia 3 tahun, yaitu antara lain dengan tidak adanya kontak mata dan tidak menunjukkan respons terhadap lingkungan. Jika tidak segera dilakukan terapi, setelah usia 3 tahun perkembangan anak terhenti bahkan cenderung mundur, seperti tidak mengenal orang tuanya dan tidak mengenal namanya (Saharso, 2004). 

Berdasarkan kajian terhadap berbagai literatur ilmiah, dapat diketahui bahwa faktor penyebab gangguan autis adalah genetik (keturunan), virus seperti rubella, toxo, herpes, jamur, nutrisi yang buruk, pendarahan, dan keracunan makanan pada masa kehamilan yang dapat menghambat pertumbuhan sel otak yang menyebabkan fungsi otak bayi yang dikandung terganggu terutama fungsi pemahaman, komunikasi, dan interaksi. Selain itu kekurangan oksigenasi, polusi udara air dan makanan, faktor kehamilan dan faktor kelahiran juga bisa menyebabkan autis. 

di Indonesia sendiri yang berpenduduk 200 juta, hingga saat ini belum diketahui berapa persisnya jumlah penderita, namun diperkirakan jumlah anak autisme di Indonesia mencapai 150-200 ribu orang. Menurut riset yang dilansir harian Kompas, di Indonesia diperkirakan terdapat 475.000 anak dengan gejala gangguan spektrum autisme yang perlu ditangani dengan lebih serius. Tidak ada data konkret mengenai jumlah anak autis di Indonesia sehingga perkembangan autisme di masyarakat seperti fenomena gunung es saja (www.wikimu.com). 

Permasalahan-permasalahan yang dihadapi tersebut memerlukan pemecahan sebagai upaya untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap masalah dan tekanan yang menimpa mereka. Konsep untuk memecahkan permasalahan ini disebut dengan coping. Menurut Taylor (dalam Hapsari dkk, 2002) terdapat empat tujuan coping, yaitu mempertahankan keseimbangan emosi, mempertahankan selfimage yang positif, mengurangi tekanan lingkungan atau menyesuaikan diri terhadap kajian negatif, dan tetap melanjutkan hubungan yang memuaskan dengan orang lain. 

Penelitian ini metode penelitiannya menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis untuk mengembangkan pemahaman. Pemilihan informan dalam penelitian dipilih secara purposive yaitu penentuan subjek sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak autis sebanyak 5 pasang orang tua. Dalam pengumpulan data menggunakan metode pokok yang berupa wawancara. 

Hasil atau dampak dari semua usaha yang telah dilakukan oleh informan tersebut informan merasa mampu menerima keadaan subjek dengan baik. Dampak positif dari perilaku coping yang dilakukan oleh orang tua yaitu Exercised Caution dan Seeking Meaning, sedangkan dampak negatif yang muncul diatasi orang tua dengan Intropersitive, Negotiation, dan Accepting Responbility.

Minggu, 02 November 2014

sakit hati?

Gimana sih cara supaya ga sakit hati? apa sih obat sakit hati? ..untuk tau obatnya, 

kamu harus tau dulu AKAR penyakitnya. Akar sakit hati adalah MAIN HATI. 

Simple kan? 

Begitu kamu main hati, kamu sakit hati. Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Berani main hati, berani sakit hati. Itu saja. 

 Jadi JANGAN MEMBODOHI DIRI dengan berfikir SUMBER sakit hatimu adalah karena KELAKUKAN nya, karena yang membuatmu sakit hati adalah DIRI MU SENDIRI yang main hati. 

Lalu apa berarti kamu ga boleh main hati? apa ga boleh mencintai? 

TENTU SAJA BOLEH.. 

namun jika INGIN MU tak dia penuhi, jangan MAKSA dia untuk memenuhi.. karena PEMAKSAAN yang tak terpenuhi, JELAS akan membuatmu SAKIT HATI. 

Jadi dengan kata lain, cintailah dia TANPA EKSPEKTASI. Lebih banyaklah memberi, dari pada menuntut minta dikasihani, dan kamu tidak akan sakit hati. 

Namun belum selesai.. 

bagaimana jika DIA memang memberi janji, namun tak ada satupun yang ditepati.. bukankah itu menyakitkan hati? 

Ya tentu saja! Jika kasusnya bukanlah EKSPEKTASI melainkan JANJI nya yang tak ditepati, jangan BODOH untuk mempercayai nya kedua kali. MOVE ON saja walau kamu sedikit kecewa. 

Awalnya pasti sulit, namun setidaknya itu lebih baik daripada sakit hati karena main hati yang dikecewakan oleh janji yang tak ditepati. 

Tak perlu salahkan siapa-siapa jika sakit hati, karena toh kamu yang main hati. 


#RF

TOUGH LOVE (cinta keras)

Ada 2 cara untuk mencintai: 

TENDER LOVE (cinta lembut) dan TOUGH LOVE (cinta keras). 

Semua pasti tau TENDER LOVE. Namun tidak semua NYAMAN dengan TOUGH LOVE. 

Ingatkah anda saat Ayah atau Ibu anda KERAS kepada anda? 

Mungkin saat itu anda bingung mengapa mereka KERAS kepada anda. 

Padahal, bukankah seharusnya mereka “cinta” kepada anda? 

Cinta tidak selamanya LEMBUT. Saya mempelajari hal ini dari Ayah saya, dimana ia punya prinsip “Jika anak susah diatur, rotan yang bicara”. 

Hal tersebut tentu membuat saya tersiksa dan merasa tidak dicintai. 

Namun semakin saya dewasa, semakin saya MENGERTI mengapa ayah saya memiliki prinsip itu. 

Banyak teman saya yang dulunya NYAMAN DIMANJA (tender love), kini menjadi orang yang “hancur tanpa arah”. 

Namun beberapa yang dulunya dididik dengan TOUGH LOVE, kini sukses menjadi dokter, pengusaha bahkan selebriti yang selalu saja sibuk dengan berbagai macam prestasi. 

TENDER LOVE membuat kita nyaman, namun TOUGH LOVE membuat kita KELUAR dari kenyamanan AGAR kita dapat MAJU MENEMBUS BATAS. TOUGH LOVE pun merupakan TERAPI agar kita terbiasa dengan MENTAL KUAT untuk MENANG hadapi tantangan. 

Prinsip keras ayah saya mungkin TAMPAK SALAH bagi saya pada saat itu, namun itu adalah TERAPI TERBAIK yang memang tersedia khusus untuk saya. Jarang ada orang yang SESABAR ITU mau memberikan saya TERAPI dengan MENEGUR, MENGINGATKAN atau bahkan MEMECUT saya DEMI KEBAIKAN saya ATAS DASAR CINTA. 

Banyak orang PRIHATIN, namun JARANG ada yang PEDULI untuk benar-benar MENDORONG kita untuk maju. 

Oleh karena itu, jika ada orang yang SEPERTINYA agak keras, melawan arus dan “menyentil” anda, JANGAN LANGSUNG MARAH. Pikirkan baik-baik MOTIF dibaliknya: Apakah dia hanya sekedar cuap-cuap PAMER OTOT, atau ia memang sungguh-sungguh PEDULI kepada anda dengan memberikan anda TOUGH LOVE? Jika motifnya adalah TOUGH LOVE, maka BERTERIMAKASIHLAH kepada nya karena orang seperti itu JARANG ADANYA. 

Bahkan lebih lanjut, berhati-hatilah dengan orang yang selalu TAMPAK MANIS dan TIDAK PERNAH MENGKRITIK anda, karena biasanya SEMUA yang ia LAKUKAN tidaklah SEMANIS perkataan nya.


#RF

Rabu, 22 Oktober 2014

ingat !!!

kerahkan TENAGA, WAKTU dan ENERGI anda untuk MENCARI (bukan MENGEJAR) wanita yang suka atau tertarik kepada anda. jangan buang waktu, tenaga dan energi anda secara SIA-SIA hanya untuk mengejar wanita cantik yang tidak tertarik dengan anda.

Jumat, 17 Oktober 2014

langkah apa bang yang bisa di lakuin buat ngebentuk diri jadi pribadi yang tulus?

Kamu tidak bisa tulus jika kamu sendiri BELUM berkecukupan.

Ibarat orang MISKIN belum bisa TULUS MEMBERI karena mereka sendiri kekurangan. Orang yang benar-benar mampu untuk TULUS MEMBERI adalah ORANG KAYA.

Kenapa?

Karena ORANG KAYA sudah berkecukupan dan mereka tidak memiliki keinginan macam-macam lagi UNTUK DIDAPATKAN (kecuali orang kaya yang rakus dan gemar menindas), sehingga mereka MAMPU untuk MEMBERI secara TULUS tanpa HARAP KEMBALI.

Tapi PARADOKS nya,

semakin mereka (orang kaya) tulus memberi, semakin mereka mendapatkan.

Jadi jika kamu ingin dapat MEMBERI secara TULUS, kamu harus dapat membuat dirimu sendiri KAYA akan KEBAHAGIAAN.

Banyak pria TIDAK BAHAGIA dengan dirinya sendiri dan BARU BAHAGIA saat *DAPAT* cinta wanita. Mereka “berfikir” bahwa mereka baru akan bahagia saat DAPAT cinta wanita.

Itulah mengapa BANYAK PRIA jadi punya MODUS untuk “mencuri” hati wanita dengan menggunakan trik2 licik, ATAU BAHKAN malah MENGEMIS cinta.

SEMUA dikarenakan mereka merasa MISKIN akan kebahagiaan.

Orang MISKIN selalu ingin mendapatkan sesuatu, EGOIS dan hanya memikirkan dirinya sendiri. PLUS mereka gemar menyalahkan orang lain yang TIDAK MEMENUHI keinginan nya.

Oleh karena itu, JADIKAN dulu dirimu KAYA akan kebahagiaan, barulah kamu dapat MEMBERI dengan TULUS. SYUKURI dirimu APA ADANYA. BAHAGIALAH walaupun kamu JOMBLO, walaupun kamu BELUM PUNYA PACAR.

ITULAH AWALNYA. ..dan saat kamu KAYA AKAN KEBAHAGIAAN apapun kondisinya, kamu tidak punya pilihan lagi selain MEMBAGI kebahagiaanmu yang begitu limpah kepada SIAPAPUN termasuk wanita DENGAN TULUS.

Kamu tidak lagi jadi FIGUR LICIK dengan berbagai macam TRIK untuk “mencuri” hati wanita. Kamupun tidak akan MEMELAS dan MENGEMIS minta dicintai. ..dan karena kamu TULUS memberi, wanita tidak punya pilihan lain selain MEMBALAS ketulusan mu MELEBIHI ekspektasi mu, melebihi semua PIKIRAN LIAR mu.

Mereka akan DATANG dengan sendirinya menawarkan PELUKAN, CIUMAN dan KEHANGANTAN, karena KAMULAH SUMBER KEBAHAGIAAN, bukan sumber MODUS atau pengemis yang minta dicintai.

Saya perjelas:

Cara membuat wanita bahagia adalah dengan TERLEBIH DAHULU membuat dirimu sendiri bahagia.

Saat kamu KAYA akan kebahagiaan, kamu tidak punya pilihan lain SELAIN memberikan kebahagiaan kepada siapapun termasuk wanita. Saat kamu membagi kebahagiaan, maka orang lain akan DATANG kepada kamu karena mereka SULIT membuat diri mereka sendiri bahagia DAN menjadikan kamu sebagai SUMBER kebahagiaan mereka.

Mereka akan terus-menerus datang bagai candu.

Jadi yang kita lakukan BUKANLAH berusaha membuat wanita bahagia, melainkan membuat DIRI KITA SENDIRI bahagia.

Kalau kita bahagia, OTOMATIS kita akan berbagi kebahagiaan, tanpa BERUSAHA membuat wanita bahagia. Nah lalu cara membuat diri kita bahagia bagaimana?

Caranya adalah dengan:

1. MENSYUKURI APAPUN YANG TERJADI.

Kita terlalu FOKUS kepada apa yang kita belum kita punya, dan lupa MENSYUKURI apa yang kita punya. BERSYUKURLAH akan apapun keadaan mu. BERSYUKURLAH walaupun kamu JOMBLO.

Dengan begitu, saat kamu ber-interaksi dengan wanita, kamu tidak tampak NEEDY dan MEMAKSAKAN DIRI untuk mendapatkan cinta. Karena MAU JOMBLO atau TIDAK, kamu tetap BAHAGIA.

Mungkin kamu pikir kamu harus tampak “spesial” atau show-off didepan wanita, namun apapun USAHA show off mu, yang wanita rasakan adalah ENERGI mu. Jika DARI DALAM DIRI kamu PUTUS ASA, wanita TAU.

Jika dari dalam diri kamu BAHAGIA, wanita tau. Jadi, kamu cukup jadi NORMAL didepan wanita, karena wanita tertarik dengan ENERGI mu, bukan SHOW-OFF mu. Saat kamu MENSYUKURI apapun yang terjadi, maka dikala wanita memberikan “respon jelek”, kamu tetap tenang dan cool karena APAPUN YANG TERJADI, kamu tetap BAHAGIA.

Itulah yang akan menciptakan INTRIK dan rasa penasaran dalam diri wanita. Kebalikan nya, jika kamu TIDAK BAHAGIA, maka saat wanita memberikan “respon jelek”, kamu akan PANIK dan memberikan ENERGI NEGATIF karena kamu TAKUT TIDAK BAHAGIA jika KEHILANGAN sang wanita.

Lihat bedanya?

2. IKUTI PASSION MU! Jika kamu sering membaca tulisan saya dari jaman dulu, berulang kali saya tekankan bahwa PASSION nomor SATU, wanita nomor DUA. Dengan mengikuti PASSION, kamu akan BAHAGIA, dengan atau tanpa wanita.

Wanita TERTARIK dengan pria yang memiliki PASSION. Kamu pun dapat menjadikan passion mu sebagai topik pembicaraan yang SUPER MENARIK dan TIDAK ADA HABIS nya saat bicara dengan wanita.

3. BANGUN KEHIDUPAN YANG MENARIK 

Pria yang menarik adalah pria yang memiliki kehidupan yang menarik. Itu sudah sering juga saya tekankan. Jadi, bagaimana membuat kehidupan yang menarik? 

Sederhana! 

Hindari kegiatan-kegiatan STATIS seperti: 
– Akuntansi, 
– Programmer, 
– Matematika, 
– dan hal-hal membosankan lain nya, 

..dan geluti kegiatan-kegiatan DINAMIS seperti: 
– Olah raga, 
– Entertainment, 
– Charity/Gathering, 
– Marketing, 

 ..kegiatan-kegiatan dinamis juga dapat diartikan dengan kegiatan yang ada hubungan nya dengan MANUSIA atau kegiatan sosial. 

Dengan melakukan ketiga hal diatas saja, kamu sudah PUNYA MODAL untuk menciptakan karakter pria yang BAHAGIA dan MENARIK. 

Dan jika kamu sudah melakukan ketiga hal diatas, maka kamu cukup bicara NORMAL saja didepan wanita, namun KARAKTER mu akan otomatis mengurus setiap DETIL interaksi mu menjadi sesuatu yang menarik bagi wanita. Kamu tidak perlu REPOT lagi mikirin TEKNIK, karena KARAKTER mu lah yang mengambil alih semuanya secara OTOMATIS.


#RF

defisini TULUS?

TULUS = memberi tampa harap kembali. 

Kalau kamu baik ke wanita tapi marah-marah karena ga dapat cinta dari si wanita, itu bukan tulus, itu MODUS pura-pura TULUS. 

, TANPA mengharapkan sang wanita jadi tertarik SAMA SEKALI kepada kamu. Itu sulit kamu lakukan jika EGO mu masih BESAR. 

Kalau kamu TULUS tapi akhirnya malah marah2 karena wanita ga merespon, sekali lagi itu ga tulus, tapi itu MODUS pura2 tulus. 

Kalau tulus kamu ga perlu marah2. Jadi, jangan sampai kamu jadi orang yang TIDAK LAGI BAIK kepada wanita dan malah jadi “sok badboy” karena MARAH kepada wanita yang tidak membalas MODUS TULUS mu. 

Tetaplah menjadi Pria yang BAIK. Tetaplah membantu wanita. Tetaplah menjadi Ramah dan TULUS. KUNCI untuk menjadi TULUS dalam berbaik hati kepada wanita adalah berbuat baiklah SESUAI KEMAMPUAN mu, disaat yang kamu mau. 

Jika kamu sedang tidak ingin membantu wanita, atau tidak mampu, JANGAN DIPAKSAKAN, karena “MEMAKSAKAN KEBAIKAN” untuk wanita akan menimbulkan RASA BERAT yang akhirnya mengharapkan IMBALAN alias TIDAK TULUS. 

Jadi, jika kamu benar-benar ingin jadi orang BAIK dan TULUS, bantulah wanita TANPA HARAPAN APAPUN, SESUAI KEMAMPUAN disaat YANG KAMU INGINKAN. KUALITAS KARAKTER itulah yang selama ini HILANG dari para PRIA yang pikiran nya cuma MODUS namun pura2 baik, pura2 TULUS. 

EGO PRIA yang semakin membesar telah membuat banyak pria HANYA melakukan kebaikan DEMI mendapatkan sesuatu. KETULUSAN dan kebaikan para pria SUDAH LAMA HILANG. 

Jika kamu melihat pria GENTLE jaman dulu, mereka begitu GENTLE nya dalam BERBAIK HATI kepada wanita karena memang MEREKA BAIK, bukan karena mereka MAU SESUATU. 

KUALITAS inilah yang telah lama hilang, dan itulah yang membuat wanita merasakan betapa EGOIS dan MODUS nya para pria. TULUS pun merupakan sebuah skill. Semakin kamu TULUS, semakin besar kapasitas kamu untuk TIDAK MENGHARAPKAN apapun, dari siapapun. 

Satu-satunya HAL yang kamu harapkan dari wanita saat kamu TULUS hanyalah melihat senyum nya. Itu sudah cukup membuatmu BAHAGIA. 

Kamu tidak butuh apa-apa lagi. ..dan saat kamu tidak butuh apa-apa lagi dari wanita, merekalah yang akan butuh kamu. Kenapa? Karena kamulah SATU-SATU nya pria yang TULUS yang bisa mereka andalkan.Sisanya, cuma bisa MODUS.


#RF